Curhat seorang karyawan


pak , kendala2 sbenarnya yg saya alami selama ini itu banyak, tp sblm saya menyampaikan smuanya, saya minta maaf terlebih dahulu, dan bukannya saya sok tau atau sok pintar, karena bagi saya menjadi seorang yg pura2 tidak tau apa2 dan pura2 bodoh adalah cara yg paling ampuh untuk meraup ilmu dari lingkungan saya berkerja, dan bukannya saya menyinggung atau menyalahkan team, tapi ini hasil dari apa yg saya alami dan saya pelajari.
pak kendala saya selama ini
1. saya lebih memilih menutup diri dan tidak mengeluarkan potensi terbesar saya karena sistem pekerjaan disini dan partner saya sendiri tidak menunjukkan  sesuatu yg mendukung saya untuk berkembang. contoh realnya saya tidak pernah mendapatkan data kebutuhan keseluruhan material dilapangan, saya dianggap remeh pak, saya dianggap saya ini bodoh dan tidak bisa jika terlalu pusing memikirkan material, padahal saya ini tipe org yg lebih ingin berkerja cerdas daripada berkerja keras. dan saya pikir tidak ada yg sulit didunia ini jika kita mau belajar, kecuali mereka yg hanya diam saja menjadi pemalas. faham saya adalah bukan bisa atau tidak bisanya, tapi mau atau tidaknya, lhawong saya aja sudah mau berarti kan saya bisa, saya pasti bisa dong 😎 percayakanlah kepada saya 😁
2. yg saya inginkan dari data kebutuhan material adalah, saya jd bisa tau kegunaan material dan penempatannya, dari situ saya tdk perlu memerlukan bantuan pelaksana untuk laporan apa saja yg terpasang pada sore harinya seperti kaca itu langsung bisa saya tuliskan di f02, kemudian dari data itu saya juga bisa tau kebutuhan material yg seharusnya didatangkan terlebih dahulu dengan melihat data dan keadaan dilapangan, kemudian saya tidak akan banyak bertanya tentang area material untuk dimana dan dimana kepada staff kantor karena saya sudah mengetahuinya, kemudian saya juga bisa ikut bicara kalau sedang meeting, dan lagi dari data kebutuhan nanti tidak akan ada lagi kesalahan bon material dan atau kesalahan pemasangan atau pemakaian material dan yg terpenting adalah saya tidak perlu lagi melakukan kesalahan2 yg sebenarnya tidak ingin saya lakukan dan sebenarnya ingin saya cegah, dari meminta data kebutuhan seluruhnya dilapangan. oya, saya tidak mau f03 karena itu cuma sebagian, yg saya mau adalah data keseluruhan, mungkin salah satu atasan saya bilang jika saya diberi data keseluruhan saya pasti akan kesulitan dan beliau bilang itu beliau saja kesulitan apalagi saya?bukankah begitu kata beliau?πŸ˜…πŸ˜… bagaimana beliau tau saya akan kesulitan jika beliau belum mencoba dan melihat saya atau sekedar mengetes saya? karena saya yaqin sya tidak akan kesulitan, malah sebaliknya akan sangat memudahkan saya dan team serta proyek ini, cuma curhat ya karena menurut saya memang beliau yg selalu meremehkan saya dan memandang saya ini bodoh tak bisa berkembang, jd saya hanya bisa menurutinya saja, karena beliau taunya tentang saya itu hanya sebatas saya itu orngnya penurut dan rajin dan mau bertindak, sudah itu sja hehe maaf lho jangan diambil hati hehehe, begini lho, padahal saya akan mengerjakan data administrasi gudang yg selama ini banyak menimbulkan masalah di proyek ini, bukankah itu akan sangat membantu? dengan pekerjaan gudang yg saya anggap porsinya sangat sedikit cuma tulis bon, urus barang keluar dan barang datang dan stok sahaja, saya rasa dengan datangnya data kebutuhan itu sangat tidak akan mengganggu pekerjaan utama seorang gudang lho, org saya saja masih sempet bantu mandor masih sempet ngopi masih sempet main2 masih sempet bercanda2 masih sempet keluar2 jika disuruh kok, drpada waktu cuma sia2 untuk itu sahaja bukankah akan lebih efektif jika digunakan untuk keperluan perusahaan hanya dengan memberikan kepercayaan kepada saya???.. sudah berkali2 saya meminta itu dan tidak pernah menemui hasil, dan jika terjadi masalah ttep kami org gudang yg disalahkan dan saya tdk mau disalahkan lagi karena sebenarnya saya sudah merekomendasikan untuk menyelesaikan semua permasalahan tapi hasilnya nihil. karena mungkin saya tak boleh berkembang dan pintar melebihi bos mungkin ya hehehe atau mungkin saya saya tidak boleh ikut andil dalam mengembangkan perusahaan?πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†
3. banyak yg meremehkan saya pak, banyak yg meremehkan kemampuan saya, dan kemampuan berpikir saya, saya pengen cerita, pengalaman saya itu banyak pak, nilai sekolah saya bagus, terakhir kuliah juga saya dapat IP 3,9. saya pernah menjadi marketing, resepsionis, supervisor, teknisi, tukang bnerin hp, pernah menjadi guru les untuk guru2 paud dan taman kanak2, bahkan pernah menjadi operational manager dan terakhir saya menjadi pengusaha kafe yg saya bangun sendiri,. pak, saya hanya dianggap terlalu bodoh disini, sebenarnya saya bisa ikut andil dalam banyak hal jika diberi kesempatan, saya memang orangnya tidak banyak berbicara, tp selama saya disini saya belum mendapatkan kesempatan yg baik dan pas, banyak yg meragukan saya dan meremehkan saya, dengan pengalaman saya apakah hal ini akan sulit? mungkin iya jika saya baru kemarin kerja disini, tapi saya sudah 1 tahun, dan saya rasa seiring berjalannya waktu juga akan berangsur menjadi sangat mudah karena saya pernah sukses menyelesaikan masalah yg lebih rumit dari disini, saya hanya merasa ilmu saya diroyek masih kurang jadi saya disini hanya ingin menyerap ilmu saja, makanya saya menginginkan sesuatu yg membuat ilmu saya bertambah bukan hanya soal stok kemudian barang keluar masuk dan jumlahnya πŸ˜‚, dengan brgitu mungkin nanti saya akan lebih dekat lagi mencapai cita2 saya menjadi project manager 😁,  satu2nya hal yg membuat saya bertahan disini itu karena saya penasaran kenapa ayah dan kakak2 saya semuanya diproyek, dan karena pergaulan diproyek sangat menyenangkan serta saya juga masih punya tanggungan, walai alasan utama saya adalah saya pengen jadi PM, jadi saya memilih untuk bertahan dan smoga akan ada kesempatan bgi saya untuk ikut andil, jika tidak ada, mungkin saya akan keluar kemudian bekerja ditempat yg memberikan saya kesempatan lebih baik.
4. system team proyek disini lebih ke kediktatoran dalam berkerja bukannya ke leadership. jd yg dipandang adalah kekuasaan bukannya partnership, bad system can destroy good people. right? ajarkanlah semuanya kepada yg lebih muda, jangan pelit ilmu jangan egois jangan banyak marah2 jangan takut tersaingi, karena nantinya bos yg sekarang akan tua dan yg akan membawa perusahaan tetap jaya selanjutnya adalah generasi muda, ilmu yg dibagikan tentu akan bermanfaat bagi semuanya dong hehe
5. sesama team tidak saling percaya. tidak saling mendukung, maunya pendapatnyalah yg dipakai bukannya menyaring pendapat orglain kmudian didiskusikan bagaimana baiknya. bagimana kalau di meeting itu dibuka semua orang disuruh membuka uneg2nya semuanya, mungkin masalah team akan terselesaikan asalkan semuanya membuka uneg2nya, tidak saling egois dan mau bekerjasama dan menghormati pendapat yg lain.
6. kurangnya pengawasan dilapangan dan kurangnya penguasaan sinkronisasi antara lapangan dan design gambar sehingga merugikan perusahaan sehingga banyak masalah yg muncul mulai dari eksternal, kemudian internal seperti mandor, terutama material dan kerjasama team. contoh realnya banyak material yg sudah terpasang akhirnya dibongkar kembali karena alasan tertentu. banyak material yg akhirnya dipotong dan banyak menyisakan sisa potongan yang seharusnya bisa menjadi tambah laba untuk perusahaan, yg sebenarnya itu bisa diminimalisir dengan komunikasi yg baik. entah itu komunikasi dengan eksternal yg berhubungan dengan perusahaan lain atau internal dengan team kita dan org mandor, dengan komunikasi yg terjalin dengan baik sebenarnya sangat bisa diminimalisir hal2 seperti itu.
7. seorang manager seharusnya merencanakan kemudian mengorganisasikan dan yg terpenting adalah mengawasi, masalah terbesarnya di team ini adalah pengorganisasian,  pembahasan yg disertai kepercayaan kepada pekerja tentang pengorganisasian dan rencana kerja apa yg akan dikerjakan nyaris kalah dengan pembahasan masalah saja ketika meeting, lebih sedikit membahas tentang solusi, lebih banyak membahas tentang masalah internal dgn kantor pusat, workshop, mandor, eksternal danlain sebagainya. yg sebenarnya bisa lebih berguna jika yg dibahas adalah rencana kerja, target, pembagian tugas, pencontohan pemasangan dan komunikasi dengan eksternal yg berhubungan dengan pekerjaan perusahaan, dengan begitu rencana perusahaan atau progress akan sangat bisa tercapai dengan lancar setiap bulannya jika pengorganisasian dan pengawasan bisa lebih ditekankan. terutama komunikasi yang baik.
8. kurangnya komunikasi antar team, keterbukaan menyelesaikan masalah dengan mencari solusi bersama atau musyawarah tentunya. bukannya malah mencari siapa yg salah. , dan sebaiknya kalimat perintah yang benar kepada pekerja adalah dengan seperti ini "ayo kita lakukan bersama", bukannya dengan kalimat "cepat lakukan", karena itu mempengaruhi mindset pekerja. "jangan meminta setiap hal harus dilakukan dengan benar".  tapi mintalah "setiap hal bisa kita lakukan dengan benar, jika terjadi kesalahan mari kita bahas bersama mari kita cari solusi bersama supaya kedepannya tidak terjadi kesalahan lagi". itu tentu akan lebih efektif dan efisien bukan?dan manfaatnya kedepan juga akan lebih baik bagi semuanya,hehe πŸ˜… jdi dekatilah, ajarilah, contohkanlah jangan dmarahi dan dikomplain tok😎hehehe dan jika mereka sukses berilah mereka reward jangan pelit 😬
9.  kebanyakan lebih mengutarakan teori dan mengobrol daripada action. banyaknya komplain di proyek ini adalah karena hal itu. minimalisasinya akan lebih efektif jika memberi contoh  bukannya mengomentari dan komplain. dengan begitu tidak akan ada kesalahan, komentar dan komplain karena sebelumnya semua sudah dicontohkan, seperti pak koordinator mencontohkan kepada staff tp staff tidak mencontohkan kepada mandor, hasilnya ya akhirnya dikomplain karena yg dicontohkan itu bukan org yg akan action dilapangan. malah parahnya lagi org yg pasang dilapangan malah sama sekali gaktau kan aneh.
10. banyak yg curhat dgn saya, dari kalangan staff dan mandor,  dan ternyata masalahnya tidak lain adalah mereka setuju dengan hal2 yg saya sebutkan diatasπŸ‘Œ
11. kesimpulannya saya tidak bisa mengeluarkan potensi terbesar saya dengan sistem seperti itu, jadi ya saya mengikuti sistem sahaja dan bertahan sahaja selama saya masih bisa mendapatkan ilmu dari situ, memang sih mungkin menurut orang2, saya itu bodoh dan saya tidak bisa apa2, sukanya bercanda, ya memang seperti itulah karakter yg saya bentuk dr awal untuk diketahui semuanya karena dengan karakter seperti itu saya jadi lebih mudah bergaul dan menyerap ilmu mereka πŸ˜…. ada alasan juga knapa ini ada 11 nomer, ya karena saya sudah 11 bulan bekerja disini hehe